
Namanya juga eskul go green...pastinya ada hubungannya dengan yang hijau-hijau alias tanaman dan konsep mencintai lingkungan. Dan topik yang sedang hangat dibacarakan sekarang adalah pemanasan global atau "global warming". Di kelas go green kami beberapa waktu yang lalu teman-teman SDIT An-Nisa berusaha memahami kecepatan melelehnya es di kutub terutama kutub utara dengan percobaan sederhana menggunakan dua buah balok es. Satu balok es diletakkan di suhu panas (luar kelas) dan satunya lagi di dalam kelas. Tentu saja balok es yang mendapatkan suhu panas lebih cepat meleleh. Karena lapisan esnya meleleh maka lapiasan esnya menjadi lebih tipis. Lelehan es itu kemudian mengalir ke laut dan menyebabkan permukaan air laut menjadi naik. Karena permukaan air laut naik maka daerah pesisir yang permukaannya rendah menjadi kebanjiran. Banjir yang disebabkan air laut ini disebut banjir ROB . Seperti itulah kira-kira yang terjadi di daerah kutub yang saat ini juga mengalami kenaikan suhu akibat global warming. Akan tetapi karena cuaca saat percobaan ini dilakukan sedang hujan deras maka hasil percobaannya cukup dilogikakan saja alias dibayangkan dengan logika he he...Asyiknya lagi...setelah percobaan yang "gagal" dilakukan karena hujan. Teman-teman bisa melakukan permainan lain yang asyik dan tidak gagal yaitu memancing es. Bunda sudah menyiapkan benang dan garam untuk memancing es. Balok esnya dipecahkan dahulu menjadi bentuk kecil-kecil kemudian ditaburi garam dan dipancing dengan benang. Mengapa balok es bisa dipancing? itu ada penjelasan ilmiahnya loh...ada yang penasaran???


Tidak ada komentar:
Posting Komentar