Tanaman itu mandiri... untuk membuktikan pernyataan ini teman-teman go green membuat sebuah ekosistem tertutup. Ekosistem tertutup adalah ekosistem yang tidak mendapatkan pengaruh dari lingkungan luar kecuali sinar matahari. Caranya dengan menanam tanaman di dalam sebuah gelas transparan dan ditutup dengan clingwrap kemudian disegel dengan selotip.
Tanaman ini kemudian diletakkan di daerah terbuka yang mendapat sinar matahari langsung (direct sunlight). Tujuannya supaya tanaman dapat berfotosintesis. Satu minggu kemudian, diamati keadaan tanaman yang "terisolasi" dalam ekosistem tertutup. Ternyata...keadaannya baik-baik saja.
Mengapa bisa begitu ya? ini karena saat siang hari tanaman mendapatkan limpahan sinar matahari sehingga dia dapat berfotosintesis. Selain berfotosintesis tanaman juga bernafas dan mengeluarkan gas karbondioksida. Nah..karbondioksida yang dia keluarkan saat bernafas itulah yang digunakan lagi oleh sang tanaman untuk memasak makanannya dalam fotosintesis...
Rabu, 07 April 2010
Menanam
Menanam itu gampang dan asyik...begitulah pendapat teman-teman go green mania SDIT An-Nisa. Walaupun gampang ternyata banyak teman-teman yang belum pernah melakukannya lho... makanya mereka excited saat pelajaran menanam.
Dengan menggunakan 3 special steps:
1. Melubangi tanah
2. Masukkan benih
3. Menutup lubang
Tugas berikutnya setelah menanam adalah merawat/menyiram tanaman selama 1 bulan. Dan mengamati bagaimana tanaman tumbuh dari hari ke hari. Tugas ini memang memerlukan perjuangan, kesabaran dan ketelatenan sehingga hanya sebagian kecil saja yang "sukses" merawat benih yang tumbuh dan melaporkan hasil pengamatannya. Untuk mereka yang pantang menyerah merawat tanamannya...bunda kasi jempol dua ya... :-)
Dan untuk mengapresiasi "perjuangan" kalian selama merawat tanaman bunda abadikan foto-foto kalian di sini:
dari belakang kanan ke kiri: Qotrun, Anggit, Nurul (tidak ikut difoto)
depan kanan ke kiri: Amir, Alan, Gigih, Farrel, dan Hilmi
Dengan menggunakan 3 special steps:
1. Melubangi tanah
2. Masukkan benih
3. Menutup lubang
Tugas berikutnya setelah menanam adalah merawat/menyiram tanaman selama 1 bulan. Dan mengamati bagaimana tanaman tumbuh dari hari ke hari. Tugas ini memang memerlukan perjuangan, kesabaran dan ketelatenan sehingga hanya sebagian kecil saja yang "sukses" merawat benih yang tumbuh dan melaporkan hasil pengamatannya. Untuk mereka yang pantang menyerah merawat tanamannya...bunda kasi jempol dua ya... :-)
dari belakang kanan ke kiri: Qotrun, Anggit, Nurul (tidak ikut difoto)
depan kanan ke kiri: Amir, Alan, Gigih, Farrel, dan Hilmi
Selasa, 06 April 2010
Belajar Global Warming

Namanya juga eskul go green...pastinya ada hubungannya dengan yang hijau-hijau alias tanaman dan konsep mencintai lingkungan. Dan topik yang sedang hangat dibacarakan sekarang adalah pemanasan global atau "global warming". Di kelas go green kami beberapa waktu yang lalu teman-teman SDIT An-Nisa berusaha memahami kecepatan melelehnya es di kutub terutama kutub utara dengan percobaan sederhana menggunakan dua buah balok es. Satu balok es diletakkan di suhu panas (luar kelas) dan satunya lagi di dalam kelas. Tentu saja balok es yang mendapatkan suhu panas lebih cepat meleleh. Karena lapisan esnya meleleh maka lapiasan esnya menjadi lebih tipis. Lelehan es itu kemudian mengalir ke laut dan menyebabkan permukaan air laut menjadi naik. Karena permukaan air laut naik maka daerah pesisir yang permukaannya rendah menjadi kebanjiran. Banjir yang disebabkan air laut ini disebut banjir ROB . Seperti itulah kira-kira yang terjadi di daerah kutub yang saat ini juga mengalami kenaikan suhu akibat global warming. Akan tetapi karena cuaca saat percobaan ini dilakukan sedang hujan deras maka hasil percobaannya cukup dilogikakan saja alias dibayangkan dengan logika he he...Asyiknya lagi...setelah percobaan yang "gagal" dilakukan karena hujan. Teman-teman bisa melakukan permainan lain yang asyik dan tidak gagal yaitu memancing es. Bunda sudah menyiapkan benang dan garam untuk memancing es. Balok esnya dipecahkan dahulu menjadi bentuk kecil-kecil kemudian ditaburi garam dan dipancing dengan benang. Mengapa balok es bisa dipancing? itu ada penjelasan ilmiahnya loh...ada yang penasaran???
Langganan:
Postingan (Atom)

